Yarn Review

Review Benang Rajut: Alize Cashmira

Ini sebenarnya postingan ulang dari instagram saya. Sayang tenggelam begitu saja, tertutup dengan postingan yang baru. Mungkin ada yang sedang mencari tahu tentang benang ini, saya pindahin di blog saja, dengan sedikit perbaikan bahasa.

Ini review ala ala @dolananbenang ya. Murni berdasarkan pengalaman, bukan postingan berbayar. Sambil saya pamer rajutan saya menggunakan Alize Cashmira. Saya bikin perlengkapan musim dingin untuk anak-anak. 

Ini cowl. Suka sama gradasi warnanya.
Topi rajut buat anak wedok.

Alize Cashmira Pure Wool
Bahan: 100% wool
Berat: 100gr (3,53 oz)
Panjang: 300 m (328 yds)
Hook yang disarankan: 2-4 mm
Needle yang disarankan: 3-5 mm
Gauge: 20 stitch x 24 row = 10×10 cm (knit yaaa)
Cuci dengan tangan, bisa disetrika, tidak boleh pake mesin pengering.

Namanya pun pure wool ya, jadi 100% wool, tanpa campuran bahan lain. Berdasarkan pengalaman pribadi, benang ini memiliki plus dan minus. Tetep ya, minus selalu ada. Namanya juga review. Tapi, ini opini pribadi ya, bisa berbeda dengan pendapat orang lain.

Topi rajut buat anak lanang.

Plusnya:

1. Hangaaaaat banget, karena pure wool. Cocok lah untuk rajutan buat musim yang dingin. 

2. Empuk dan halus, tidak berbulu, agak-agak stretchy gitu (ini bahasa Indonesianya apa ya?). Cocok untuk bikin rajutan wearable (yang melekat di badan) seperti sweater, cardigan, syal.

3. Pilinan benangnya solid, tidak mapyar (halah bahasanya, tidak pecah maksudnya). Ditambah poin nomor 2, jadinya enaaaaak banget dirajutnya. Lancar di tangan, tidak seret, tidak menyakiti kulit.

4. Ringan. Dengan berat 100 gr 300 m per gulungnya, ply benang yang tidak terlalu kecil, bisa dibilang benang ini cukup ringan yah. Setelah jadi sweater dipakainya ringan, tidak berat seperti katun.

5. Hook yang disarankan sih 2-4 mm. Saya pakai 4-4,5 mm, enaaaak. Mulus aja gitu, tidak pake nyangkut-nyangkut. Kepadatan dan kerapatannya juga pas untuk proyek saya.

6. Warna tidak luntur. Penting ini.

7. Setelah dicuci, jadinya lebih lemas rajutannya, tidak ‘sekaku’ sebelum dicuci. Pun tidak jadi mbrudul (berbulu maksudnya). Eh tapi baru 1x cuci ya, ga tau deh kalo udah berkali-kali. Nyucinya pake sabun mandi, dikucek, karena ada nodanya, tanpa direndam.

Tuh kan ada sambungannya.

Minusnya:

1. Saya menemukan beberapa sambungan benang (di benang biru dan putih tulang).
2. Pilinan benang yg dekat sambungan jadinya mapyar, ga solid lagi.
3. Yang versi batik cuma ada 1 warna (gradasi pink), itu pun ga ada di katalog.
4. Harganya terbilang mahaaaal, apalagi yang batik. Yg warna solid bisa dapat 2,5 gulung Alize Şekerim. Yg batik dapat deh 3,5 gulung. Eh tapi wajar sih, kan 100% wool. Hahaha, penting ya ngebandingin harga.

Aviator hat buat si bayi.

Apalagi ya? Segitu dulu deh. Nanti kalo keinget, diedit deh captionnya.

Selamat merajut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s